Sidang ke-17 Jessica, Terakhir JPU Hadirkan Saksi
JAKARTA - Sidang
ke-17 perkara pembunuhan Wayan Mima Salihini dengan terdakwa Jessica
Kumala Wongso akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis
(1/9). Sidang ini akan jadi kesempatan terakhir bagi jaksa penuntut umum (JPU)untuk menghadirkan saksi. i Usai sidang
ke-17 itu nanti,menurut kuasa hukum Jessica, Yudi Wibowo, giliran tim
kuasa hukum Jessica yang menghadirkan saksi. Saksi yang bakal dihadirkan
merupakan saksi meringankan Jessica.
"Sidang keterangan ahli dari penasihat hukum Jessica," katanya.
Adapun jadwal menghadirkan saksi-saksi dari Jessica yaitu, Senin (5/9), Rabu (7/9), Rabu (14/9), Senin (19/9), dan Rabu (21/9).
Seperti diketahui, sidang
perkara pembunuhan Mirna masih bergulir di PX Jakarta Pusat. Hingga
persidangan ke-15, Senin (29/8), saksi-saksi yang dihadirkan masih saksi
dari pihak JPU.
Jaksa masih memiliki duakali kesempatan lagi
untuk menghadirkan saksi yaitu pada persidangan Rabu (31/8) dan Kamis
(1/9). Setelah itu, giliran kuasa hukum Jessica yang menghadirkan saksi.
Kasus pembunuhan ini terjadi pada 6 Januari 2016. Ketika itu, Mirna tewas setelah minum es kopi
Vietnam di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Rekan Mirna,
Jessica menjadi terdakwa perkara tersebut. Jaksa mendakwa Jessica dengan
dakwaan pembunuhan berencana.
Sekadar diketahui, ketua majelis hakim Kisworo, menargetkan penyelesaian sidang
kasus kematian Wayan Mirna hingga awal November. Sebab, majelis hakim
memang hanya punyawaktu 5 bulan buat memutus nasib Jessica. Itu sesuai
instruksi Mahkamah Agung (MA), jika lima bulan tak kunjung diputus, maka
hakim yang menyidangkan terancam dikenai sanksi oleh lembaga peradilan.
Diberitakan
sebelumnya, Ketua Tim Penasihat Hukum Jessica Kumala Wongso, Otto
Hasibuan menilai kesaksian yang dipaparkan oleh dokter Rumah Sakit Abdi
Waluyo, Prima Yudo, tidak jelas. Otto menegaskan ketidakjelasan itu
terkait dengan waktu kematian Wayan Mirna Salihin.
Otto
mengatakan berdasarkan surat dari Rumah Sakit Abdi Waluyo, Mirna
dinyatakan meninggal secara medis pukul 18.30 WIB. Namun, dokter Prima
dalam kesaksia-nnya, mengatakan Mirna sebenarnya meninggal dalam
perjalanan ke rumah sakit atau sekitar pukul 18.00 WIB.
"Ini kan kesaksiannya tidak jelas," kata Otto.
Otto
menjelaskan waktu kematian yang resmi ada pukul 18.30 WIB. Pasalnya,
semua tindakan pemeriksaan sudah dilakukaamulai dari pemeriksaan nadi,
nafas hingga jantung oleh pihak Rumah Sakit Abdi Waluyo.
"Nah
bagi kami prosedur yang resmi adalah harus melakukan EKG
(Elektro-diografi). Nah dengan EKG itu lah diperiksa, baru bisa
dinyatakan orang itu mati itu kah dan itu yang terdapat dalam
resume-nya," ujarnya, (gun/nct)
Wednesday, 31 August 2016
Menkes Zika Sudah di Indonesia
HALIMATUS SADIYAH, DIAN ERIKA NUGRAHENY
Jumlah penderita zika di Asia Tenggara jarang dilaporkan.
JAKARTA - Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menyebut, sudah ada sejumlah orang Indonesia yang teridentifikasi terkena virus zika. Satu orang yang teridentifikasi merupakan anak dari Suku Anak Dalam di Jambi dan lainnya turis yang pulang berwisata dari luar negeri.
"Saya tidak bisa sebut angka pastinya, hanya ada beberapa. Laporan yang masuk ke saya tidak banyak." kata Nila di Istana Negara, Selasa (30/8). Menurutnya, virus zika di Suku Anak Dalam ditemukan oleh peneliti yang sedang melakulan observasi terhadap demam berdarah tahun lalu. Dari hasil penelitian ternyata juga ditemukan demam yang disebabkan oleh virus zika.
Adapun turis yang positif zika teridentifikasi oleh petugas kesehatan di bandara. Wisatawan dari luar negeri yang pulang dalam keadaan demam langsung mendapatkan pemeriksaan kesehatan untuk diketahui penyebabnya.
Nila memastikan, turis yang positif zika tidak membawa virus tersebut dari Brasil, di mana ribuan kasus zika banyak ditemukan. Menurut dia. Kementerian Kesehatan juga sudah melakukan pemeriksaan pada sejumlah orang yang pulang dari Brasil untuk mengikuti Olimpiade.
Hasil pemeriksaan tidak menunjukkan adanya demam yang serius. "Dan di Singapura yang kena itu juga dikatakan tidak membawa pulang dari Brasil," kata dia.
Menurut Menkes, penemuan ini sebenarnya tak mengejutkan, mengingat nyamuk yang membawa virus zika adalah jenis nyamuk yang sama pada demam berdarah dengue seperti Aedes Aegypti. Karenanya, ada kemungkinan virus zika juga muncul di Indonesia.
Menurut Menkes, penanganan virus zika juga sama seperti demam berdarah. Dia mengimbau masyarakat menjaga lingkungan dan tidak membiarkan ada sarang nyamuk di sekitar rumah.
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohamad Subuh mengatakan, Kemenkes telah meminta sampel darah penderita demam berdarah dari rumah sakit di seluruh Indonesia. Saat ini, sudah ada 167 RS yang mengirimkan sampel darah.
Dari ratusan sampel itu, belum ada pasien yang berstatus positif tertular virus zika. Meski begitu, Subuh mengatakan, ada kemungkinan virus zika ada pada nyamuk Aedes Aegepty. "Belum ada virus yang positif menular kepada manusia. Namun,secara keseluruhan, tak bisa dibilang tidak ada virus zika di Indonesia," ujar Subuh.
Dia menambahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga telah menetapkan status Indonesia sebagai negara dengan kemungkinan penyebaran. Hal itu karena banyak terdapat nyamuk Aedes Aegepty.
Di lain pihak, Kepala Bagian Penelitian Institut Eijkman. Khin Myint, mewanti-wanti bahwa penyebaran virus zika di Asia Tenggara bisa jadi lebih banyak dari yang selama ini terpantau. Ia mengkhawatirkan. jumlah penderita sebenarnya ditutupi pe-merintah-pemerintah setempat. "Kami menemukan banyak kasus tidak dibawa ke rumah sakit karena ini penyakit yang relatif ringan dengan gejala ringan dan masyarakat tidak pergi ke dokter," katanya, kemarin.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sejauh ini telah memasukkan Indonesia, Thailand, Filipina, dan Vietnam ke dalam daftar negara-negara dengan kemungkinan penularan endemis atau bukti infeksi zika lewat nyamuk setempat pada 2016. Namun, Institut Eijkman, yang berada di Jakarta dan menjadi lembaga utama penguji zika di Indonesia, mengatakan hanya menguji 1.000 orang pada 2015. Jumlah itu, menurut Khin Myint, sangat kecil bagi negara terpadat di Asia Tenggara.
Sejauh ini, lembaga itu hanya menemukan satu kasus positif, meskipun ada laporan bahwa zika memiliki prevalensi tinggi di Indonesia. Thailand mencatat jumlah kasus tertinggi di kawasan itu dengan 100 orang terinfeksi di 10 provinsi pada 2016. "Survei Thailand tidak cukup mendalam," kata Kriengsak Limkittikul, asisten profesor pada Fakultas Kedokteran Tropis Universitas Mahidol di Bangkok.
Vietnam mencatat tiga kasus infeksi zika. Semuanya ditularkan secara lokal, sementara Kamboja melaporkan tujuh kasus. Hong Kong memastikan penderita pertama zika pada Jumat pada seorang perempuan, yang diduga baru bepergian ke Karibia. Tidak ada vaksin atau pengobatan untuk zika, yang merupakan kerabat dekat demam berdarah dan chikungunya dan ditularkan lewat nyamuk.
HALIMATUS SADIYAH, DIAN ERIKA NUGRAHENY
Jumlah penderita zika di Asia Tenggara jarang dilaporkan.
JAKARTA - Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menyebut, sudah ada sejumlah orang Indonesia yang teridentifikasi terkena virus zika. Satu orang yang teridentifikasi merupakan anak dari Suku Anak Dalam di Jambi dan lainnya turis yang pulang berwisata dari luar negeri.
"Saya tidak bisa sebut angka pastinya, hanya ada beberapa. Laporan yang masuk ke saya tidak banyak." kata Nila di Istana Negara, Selasa (30/8). Menurutnya, virus zika di Suku Anak Dalam ditemukan oleh peneliti yang sedang melakulan observasi terhadap demam berdarah tahun lalu. Dari hasil penelitian ternyata juga ditemukan demam yang disebabkan oleh virus zika.
Adapun turis yang positif zika teridentifikasi oleh petugas kesehatan di bandara. Wisatawan dari luar negeri yang pulang dalam keadaan demam langsung mendapatkan pemeriksaan kesehatan untuk diketahui penyebabnya.
Nila memastikan, turis yang positif zika tidak membawa virus tersebut dari Brasil, di mana ribuan kasus zika banyak ditemukan. Menurut dia. Kementerian Kesehatan juga sudah melakukan pemeriksaan pada sejumlah orang yang pulang dari Brasil untuk mengikuti Olimpiade.
Hasil pemeriksaan tidak menunjukkan adanya demam yang serius. "Dan di Singapura yang kena itu juga dikatakan tidak membawa pulang dari Brasil," kata dia.
Menurut Menkes, penemuan ini sebenarnya tak mengejutkan, mengingat nyamuk yang membawa virus zika adalah jenis nyamuk yang sama pada demam berdarah dengue seperti Aedes Aegypti. Karenanya, ada kemungkinan virus zika juga muncul di Indonesia.
Menurut Menkes, penanganan virus zika juga sama seperti demam berdarah. Dia mengimbau masyarakat menjaga lingkungan dan tidak membiarkan ada sarang nyamuk di sekitar rumah.
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohamad Subuh mengatakan, Kemenkes telah meminta sampel darah penderita demam berdarah dari rumah sakit di seluruh Indonesia. Saat ini, sudah ada 167 RS yang mengirimkan sampel darah.
Dari ratusan sampel itu, belum ada pasien yang berstatus positif tertular virus zika. Meski begitu, Subuh mengatakan, ada kemungkinan virus zika ada pada nyamuk Aedes Aegepty. "Belum ada virus yang positif menular kepada manusia. Namun,secara keseluruhan, tak bisa dibilang tidak ada virus zika di Indonesia," ujar Subuh.
Dia menambahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga telah menetapkan status Indonesia sebagai negara dengan kemungkinan penyebaran. Hal itu karena banyak terdapat nyamuk Aedes Aegepty.
Di lain pihak, Kepala Bagian Penelitian Institut Eijkman. Khin Myint, mewanti-wanti bahwa penyebaran virus zika di Asia Tenggara bisa jadi lebih banyak dari yang selama ini terpantau. Ia mengkhawatirkan. jumlah penderita sebenarnya ditutupi pe-merintah-pemerintah setempat. "Kami menemukan banyak kasus tidak dibawa ke rumah sakit karena ini penyakit yang relatif ringan dengan gejala ringan dan masyarakat tidak pergi ke dokter," katanya, kemarin.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sejauh ini telah memasukkan Indonesia, Thailand, Filipina, dan Vietnam ke dalam daftar negara-negara dengan kemungkinan penularan endemis atau bukti infeksi zika lewat nyamuk setempat pada 2016. Namun, Institut Eijkman, yang berada di Jakarta dan menjadi lembaga utama penguji zika di Indonesia, mengatakan hanya menguji 1.000 orang pada 2015. Jumlah itu, menurut Khin Myint, sangat kecil bagi negara terpadat di Asia Tenggara.
Sejauh ini, lembaga itu hanya menemukan satu kasus positif, meskipun ada laporan bahwa zika memiliki prevalensi tinggi di Indonesia. Thailand mencatat jumlah kasus tertinggi di kawasan itu dengan 100 orang terinfeksi di 10 provinsi pada 2016. "Survei Thailand tidak cukup mendalam," kata Kriengsak Limkittikul, asisten profesor pada Fakultas Kedokteran Tropis Universitas Mahidol di Bangkok.
Vietnam mencatat tiga kasus infeksi zika. Semuanya ditularkan secara lokal, sementara Kamboja melaporkan tujuh kasus. Hong Kong memastikan penderita pertama zika pada Jumat pada seorang perempuan, yang diduga baru bepergian ke Karibia. Tidak ada vaksin atau pengobatan untuk zika, yang merupakan kerabat dekat demam berdarah dan chikungunya dan ditularkan lewat nyamuk.
Waspada Wabah Virus Zika dari Singapura
Palmerah, Warta Kota
Indonesia waspada terhadap virus Zlka yang dikabarkan sudah masuk Singapura. Kementerian Kesehatan mengimbau siapapun yang sedang menderita demam dan masuk ke wilayah teritorial Indonesia untuk melapor kepada petugas setempat "Orang yang demam melapor kepada petugas kita. di bandara dan pelabuhan," ujar Menteri Kesehatan Nila Moeloek di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta Selasa (30/8) siang.
Oleh petugas, warga yang menderita demam tersebut bakal dibawa ke ruang kesehatan untuk diambil sampel darah dan kemudian diberi kartu kewaspadaan. Jika petugas kesehatan memastikan warga itu terjangkit virus Zlka. maka ia akan didatangi dandimasukkan ke fasilitas kesehatan. Nila pun berpesan agar masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan agar tidak ada lagi tempat untuk nyamuk bersarang.
Ia menyatakan Virus Zlka sudah masuk ke Indonesia. "Saya agak lupa beberapa waktu lalu. ketemu satu orang anggota Suku Anak Dalam di Jambi positif (terkena virus Zika)," ujar Nila. Selain itu.
Kemenkes Juga menemukan beberapa orang wisatawan asing Juga terkena virus Zlka beberapa saat setelah selesai berlibur di Indonesia. Nila mengatakan, virus Zika sangat berbahaya khususnya bagiibu hamil. "Yang ditakutkan adalah, kalau Zlka terkena Ibu hamil, mendapatkan anak-anak dengan kepala kecil. Meski Ini butuh pembuktian lagi." ujar Nila.
Otoritas Singapura mengonfirmasi puluhan orang telah terinfeksi virus Zika. Penderita umumnya warga asing bekerja di sektor konstruksi. Laporan terbaru pada Selasa kemarinmenyebutkan. jumlah yang terjangkit virus Zika di Singapura telah bertambah menjadi 56 orang. Jumlah yang telah pulih dari infeksi virus adalah 34 orang. Hal itu berarti, sisanya masih dalam perawatan di rumah sakit di Singapura.
Pemerintah Australia, Taiwan, dan Korea Selatan bahkan telah memperingatkan wanita hamil atau mereka yang berencana untuk hamil agar tak melakukan perjalanan ke Singapura. Kantor berita
Reuters, Selasa (30/8) memberitakan, peringatan atau imbauan untuk tidak bepergian ke Singapura (travel warning) dikeluarkan menyusul wabah virus Zika yang telah menjangkiti 56 orang di negara kota itu.
Sedangkan para wanita atau ibu yang baru pulang dari Singapura untuk menunda kehamilan selama hingga dua bulan. Warga Korsel yang sedang melancong akan mendapat pesan teks ketika Uba di Singapura. Sedangkan Malaysia dan Indonesia, tetangga terdekat Singapura, juga telah meningkatkan upaya untuk memproteksi masuknya wabah virus Zika di setiap perlintasan antarnegara. Hingga saat ini. Badan Pariwisata Singapura terus memantau perkembanganvirus Zika dan memastikan bahwa wilayahnya aman bagi tujuan wisata.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengaku sedang melakukan kroscek mengenai wabah virus Zlka di Singapura. "Saya sudah berkoordinasi dengan Dubes kita di Singapura. Intinya, kami ingin mendapat informasi yang Iebih lengkap mengenai kasus yang muncul," ujar Retno. Ia belum mau mengungkapkan secara detail kebijakan yang dimaksud. Namun. Intinya adalah peningkatan kewaspadaan agar virus Zika tidak menjangkiti Indonesia. "Karena Singapura. Indonesia. Malaysia semakin lnterconnected. Maka kita harus meningkatkan alertness (kewaspadaan) dan mencoba untuk mencegah." ujar Retno. (kompas.com)
Palmerah, Warta Kota
Indonesia waspada terhadap virus Zlka yang dikabarkan sudah masuk Singapura. Kementerian Kesehatan mengimbau siapapun yang sedang menderita demam dan masuk ke wilayah teritorial Indonesia untuk melapor kepada petugas setempat "Orang yang demam melapor kepada petugas kita. di bandara dan pelabuhan," ujar Menteri Kesehatan Nila Moeloek di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta Selasa (30/8) siang.
Oleh petugas, warga yang menderita demam tersebut bakal dibawa ke ruang kesehatan untuk diambil sampel darah dan kemudian diberi kartu kewaspadaan. Jika petugas kesehatan memastikan warga itu terjangkit virus Zlka. maka ia akan didatangi dandimasukkan ke fasilitas kesehatan. Nila pun berpesan agar masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan agar tidak ada lagi tempat untuk nyamuk bersarang.
Ia menyatakan Virus Zlka sudah masuk ke Indonesia. "Saya agak lupa beberapa waktu lalu. ketemu satu orang anggota Suku Anak Dalam di Jambi positif (terkena virus Zika)," ujar Nila. Selain itu.
Kemenkes Juga menemukan beberapa orang wisatawan asing Juga terkena virus Zlka beberapa saat setelah selesai berlibur di Indonesia. Nila mengatakan, virus Zika sangat berbahaya khususnya bagiibu hamil. "Yang ditakutkan adalah, kalau Zlka terkena Ibu hamil, mendapatkan anak-anak dengan kepala kecil. Meski Ini butuh pembuktian lagi." ujar Nila.
Otoritas Singapura mengonfirmasi puluhan orang telah terinfeksi virus Zika. Penderita umumnya warga asing bekerja di sektor konstruksi. Laporan terbaru pada Selasa kemarinmenyebutkan. jumlah yang terjangkit virus Zika di Singapura telah bertambah menjadi 56 orang. Jumlah yang telah pulih dari infeksi virus adalah 34 orang. Hal itu berarti, sisanya masih dalam perawatan di rumah sakit di Singapura.
Pemerintah Australia, Taiwan, dan Korea Selatan bahkan telah memperingatkan wanita hamil atau mereka yang berencana untuk hamil agar tak melakukan perjalanan ke Singapura. Kantor berita
Reuters, Selasa (30/8) memberitakan, peringatan atau imbauan untuk tidak bepergian ke Singapura (travel warning) dikeluarkan menyusul wabah virus Zika yang telah menjangkiti 56 orang di negara kota itu.
Sedangkan para wanita atau ibu yang baru pulang dari Singapura untuk menunda kehamilan selama hingga dua bulan. Warga Korsel yang sedang melancong akan mendapat pesan teks ketika Uba di Singapura. Sedangkan Malaysia dan Indonesia, tetangga terdekat Singapura, juga telah meningkatkan upaya untuk memproteksi masuknya wabah virus Zika di setiap perlintasan antarnegara. Hingga saat ini. Badan Pariwisata Singapura terus memantau perkembanganvirus Zika dan memastikan bahwa wilayahnya aman bagi tujuan wisata.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengaku sedang melakukan kroscek mengenai wabah virus Zlka di Singapura. "Saya sudah berkoordinasi dengan Dubes kita di Singapura. Intinya, kami ingin mendapat informasi yang Iebih lengkap mengenai kasus yang muncul," ujar Retno. Ia belum mau mengungkapkan secara detail kebijakan yang dimaksud. Namun. Intinya adalah peningkatan kewaspadaan agar virus Zika tidak menjangkiti Indonesia. "Karena Singapura. Indonesia. Malaysia semakin lnterconnected. Maka kita harus meningkatkan alertness (kewaspadaan) dan mencoba untuk mencegah." ujar Retno. (kompas.com)
Puncak Gerhana Matahari Cincin
PADANG, HALUAN — Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumbar merupakan daerah pertama di Indonesia yang mengalami puncak Gerhana Matahari. Gerhana akan terjadi pada Kamis, 1 September 2016, hari ini. Meski gerhana itu diperkirakan Gerhana Matahari Cincin (GMC), namun yang akan teramati di seluruh daerah di Indonesia, termasuk Mentawai, adalah Gerhana Matahari Sebagian.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis, puncak gerhana pertama kali akan teramati di Seai, Kepulauan Mentawai pada pukul 17.52 WIB. Untuk selanjutnya menyebar ke lokasi lainnya di Sumatera seperti di Talang Ubi, Sumsel pada pukul 17.59 WIB dan paling akhir di Kepahiang, Bengkulu, pukul 18.06 WIB.
Seperti dilansir klikpositif.com, BMKG juga menyebut, Gerhana Matahari Sebagian ini akan teramati di 124 kota dan kabupaten di 10 provinsi, yaitu Sumatera Barat bagian Selatan, Bengkulu, Sumatera Selatan bagian Tenggara, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan
PADANG, HALUAN — Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumbar merupakan daerah pertama di Indonesia yang mengalami puncak Gerhana Matahari. Gerhana akan terjadi pada Kamis, 1 September 2016, hari ini. Meski gerhana itu diperkirakan Gerhana Matahari Cincin (GMC), namun yang akan teramati di seluruh daerah di Indonesia, termasuk Mentawai, adalah Gerhana Matahari Sebagian.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis, puncak gerhana pertama kali akan teramati di Seai, Kepulauan Mentawai pada pukul 17.52 WIB. Untuk selanjutnya menyebar ke lokasi lainnya di Sumatera seperti di Talang Ubi, Sumsel pada pukul 17.59 WIB dan paling akhir di Kepahiang, Bengkulu, pukul 18.06 WIB.
Seperti dilansir klikpositif.com, BMKG juga menyebut, Gerhana Matahari Sebagian ini akan teramati di 124 kota dan kabupaten di 10 provinsi, yaitu Sumatera Barat bagian Selatan, Bengkulu, Sumatera Selatan bagian Tenggara, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan
BRI Gulirkan Beasiswa untuk Mahasiswa Berprestasi
SLEMAN (KR) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk gulirkan CSR Program Beasiswa untuk 12 mahasiswa Stikes Jenderal A Yani, Selasa (30/8) di Ambarketawang Gamping Sleman. Mahasiswa tersebut adalah mereka yang berprestasi dan dengan kriteria khusus. Masing-masing mahasiswa mendapatkan beasiswa Rp 4,8 juta atau total bantuan beasiswa yang digulirkan CSR BRI mencapai Rp 57,6 juta.
Wakil Pemimpin Wilayah BRI Yogyakarta (DIY dan Jateng Selatan) Djoko Karyono mengungkapkan, dalam rangka ikut berperan memajukan dunia pendidikan khususnya dengan Stikes Jenderal A Yani Yogyakarta, PT BRI (Persero) Tbk telah menjalin kerja sama sejak tahun 2012. "Bentuknya berupa Co-branding ATM dengan kartu mahasiswa Stikes Jenderal A Yani secara berkesinambungan setiap tahun ajaran," katanya.
Kemudian tahun 2013 memberikan bantuan CSR dalam bentuk kendaraan operasional. "Program beasiswa ini merupakan upaya kami untuk membantu dan mendorong semangat mahasiswa Stikes Jenderal A Yani meningkatkan belajar dan prestasinya," jelas Djoko.
SLEMAN (KR) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk gulirkan CSR Program Beasiswa untuk 12 mahasiswa Stikes Jenderal A Yani, Selasa (30/8) di Ambarketawang Gamping Sleman. Mahasiswa tersebut adalah mereka yang berprestasi dan dengan kriteria khusus. Masing-masing mahasiswa mendapatkan beasiswa Rp 4,8 juta atau total bantuan beasiswa yang digulirkan CSR BRI mencapai Rp 57,6 juta.
Wakil Pemimpin Wilayah BRI Yogyakarta (DIY dan Jateng Selatan) Djoko Karyono mengungkapkan, dalam rangka ikut berperan memajukan dunia pendidikan khususnya dengan Stikes Jenderal A Yani Yogyakarta, PT BRI (Persero) Tbk telah menjalin kerja sama sejak tahun 2012. "Bentuknya berupa Co-branding ATM dengan kartu mahasiswa Stikes Jenderal A Yani secara berkesinambungan setiap tahun ajaran," katanya.
Kemudian tahun 2013 memberikan bantuan CSR dalam bentuk kendaraan operasional. "Program beasiswa ini merupakan upaya kami untuk membantu dan mendorong semangat mahasiswa Stikes Jenderal A Yani meningkatkan belajar dan prestasinya," jelas Djoko.
Kim Jong Un Eksekusi Pejabat Tidur Saat Rapat
I Pakai Senjata Antipesawat
SEOUL-Korea Utara diberitakan kembali mengeksekusi dua pejabat tingginya atas perintah pemimpin mereka, Kim Jong-un. Mereka dieksekusi lantaran memiliki kinerja tak sesuai sang diktator, dan parahnya mereka ketahuan tertidur saat rapat bersama Kim.
Koran Korea Selatan mela-
porkan eksekusi tersebut dilakukan pada awal Agustus. Dua dieksekusi adalah mantan menteri pertanian Hwang Min dan Ri Yong Jin, pejabat senior di Kementerian Pertanian Korea Utara. Senjata anti-pesawat di sebuah akademi militer di Pyongyang menjadi alat eksekusi mereka.
"Hwang dieksekusi karena proposal kebijakannya menentang Kim Jong-un, sementara Ri
Yong Jin ketahuan tidur saat Kim berpidato," tulis media lokal Korsel, seperti dikutip dari Channel News Asia, Selasa (30/8).
Setelah diselidiki, rupanya Ri juga terjerat kasus korupsi dan tidak menghormati pemimpinnya. Sebelumnya, beberapa laporan media soal eksekusi yang dilakukan oleh Kim Jong Un terbukti tak selalu akurat. Karenanya, meski laporan ini belum
terverifikasi, Kementerian Unifikasi Korea Selatan belum memberikan pernyataan apapun terkait isu ini.
Korea Utara sendiri diketahui jarang mempublikasikan masalah eksekusi, kecuali saat hukuman mati itu dilakukan pada paman sang pemimpin tertinggi, Jang Song Thaek 2012 lalu. Jang disebut orang paling berkuasa kedua setelah Jong-un.U mdk-Ct
I Pakai Senjata Antipesawat
SEOUL-Korea Utara diberitakan kembali mengeksekusi dua pejabat tingginya atas perintah pemimpin mereka, Kim Jong-un. Mereka dieksekusi lantaran memiliki kinerja tak sesuai sang diktator, dan parahnya mereka ketahuan tertidur saat rapat bersama Kim.
Koran Korea Selatan mela-
porkan eksekusi tersebut dilakukan pada awal Agustus. Dua dieksekusi adalah mantan menteri pertanian Hwang Min dan Ri Yong Jin, pejabat senior di Kementerian Pertanian Korea Utara. Senjata anti-pesawat di sebuah akademi militer di Pyongyang menjadi alat eksekusi mereka.
"Hwang dieksekusi karena proposal kebijakannya menentang Kim Jong-un, sementara Ri
Yong Jin ketahuan tidur saat Kim berpidato," tulis media lokal Korsel, seperti dikutip dari Channel News Asia, Selasa (30/8).
Setelah diselidiki, rupanya Ri juga terjerat kasus korupsi dan tidak menghormati pemimpinnya. Sebelumnya, beberapa laporan media soal eksekusi yang dilakukan oleh Kim Jong Un terbukti tak selalu akurat. Karenanya, meski laporan ini belum
terverifikasi, Kementerian Unifikasi Korea Selatan belum memberikan pernyataan apapun terkait isu ini.
Korea Utara sendiri diketahui jarang mempublikasikan masalah eksekusi, kecuali saat hukuman mati itu dilakukan pada paman sang pemimpin tertinggi, Jang Song Thaek 2012 lalu. Jang disebut orang paling berkuasa kedua setelah Jong-un.U mdk-Ct
India Larang Turis Asing Pakai Rok Mini
INDIA-Menteri Kebudayaan India, Mahesh Sharma, menerima kritikan lantaran mengeluarkan kebijakan melarang menggunakan rok mini bagi wisatawan asing perempuan. Ia telah membuat daftar boleh dan tidak boleh untuk diberikan kepada para turis di bandara yang banyak menyambangi India pada musim liburan Oktober sampai Maret.
Sharma juga mengingatkan agar mereka tidak boleh keluar sendirian di malam hari di daerah kota-kota kecil. "Untuk keselamatan mereka sendiri. Wanita turis asing tidak harus memakai gaun pendek dan rok. Budaya India berbeda dari budaya Barat," kata Sharma, seperti dilansir situs BBC, Selasa, (30/8).
Ia juga menyarankan, agar perempuan untuk mencatat nomor kendaraan yang mereka gunakan saat berada di India, dan menyampaikan nomor itu ke teman-teman mereka sebagai langkah keamanan tambahan. vvn-Ct
INDIA-Menteri Kebudayaan India, Mahesh Sharma, menerima kritikan lantaran mengeluarkan kebijakan melarang menggunakan rok mini bagi wisatawan asing perempuan. Ia telah membuat daftar boleh dan tidak boleh untuk diberikan kepada para turis di bandara yang banyak menyambangi India pada musim liburan Oktober sampai Maret.
Sharma juga mengingatkan agar mereka tidak boleh keluar sendirian di malam hari di daerah kota-kota kecil. "Untuk keselamatan mereka sendiri. Wanita turis asing tidak harus memakai gaun pendek dan rok. Budaya India berbeda dari budaya Barat," kata Sharma, seperti dilansir situs BBC, Selasa, (30/8).
Ia juga menyarankan, agar perempuan untuk mencatat nomor kendaraan yang mereka gunakan saat berada di India, dan menyampaikan nomor itu ke teman-teman mereka sebagai langkah keamanan tambahan. vvn-Ct
Subscribe to:
Posts (Atom)